Amalan Sunnah di Hari Tasyriq

banner 468x60

Hari-hari Tasyrik yaitu tanggal 11,12 dan 13 Dzulhijjah adalah hari yang mulia dalam pandangan Allah.
Rasulullah Shalllahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺇِﻥَّ ﺃَﻋْﻈَﻢَ ﺍﻷَﻳَّﺎﻡِ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻳَﻮْﻡُ ﺍﻟﻨَّﺤْﺮِ ﺛُﻢَّ ﻳَﻮْﻡُ ﺍﻟْﻘَﺮِّ

“Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi Allah Tabaroka wa Ta’ala adalah hari Idul Adha dan Yaumul Qarr (hari Tasyriq).”
(HR. Abu Daud dishahihkan oleh Al-Albani)

Disamping memperbanyak takbir secara khusus, dihari-hari ini kita dianjurkan untuk memperbanyak dzikir. Dan dihari-hari ini kita diharamkan untuk berpuasa.

Bacaan Lainnya

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَذِكْرٍ الله

“Hari-hari Tasyrik adalah hari-hari makan, minum dan berdzikir kepada Allah.”
(HR. Muslim)

Ada do’a yang yang dianjurkan untuk banyak di baca pada hari Tasyrik ini yaitu doa yang kita kenal oleh orang Indonesia dengan do’a “sapu jagat”. Ini berdasarkan firman Allah,

فَإِذَا قَضَيْتُمْ مَنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاقٍ, وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa : “Wahai Rabb kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa : “Rabbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban naar”. [Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka]”
(QS. Al Baqarah: 200-201)
​​
Ikrimah berkata,

ﻛﺎﻥ ﻳﺴﺘﺤﺐ ﺃﻥ ﻳُﺪﻋﻰ ﻓﻲ ﺃﻳﺎﻡ ﺍﻟﺘﺸﺮﻳﻖ : رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Disunnahkan membaca doa pada hari Tasyrik : Rabbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban naar [Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka]”.

Dihari-hari inipun bagi yang akan menyembelih berqurban masih diperkenankan, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

كُلُّ أَيَّامِ التَّشْرِيقِ ذَبْحٌ

“Di setiap hari tasyrik, boleh menyembelih.”
(HR. Ahmad, ibn Hibban dan Ad-Daruquthni)

Hal ini berlaku baik bagi orang yang belum berkurban maupun yang sudah berkurban dihari idul adha kemarin yang ingin berkurban lagi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.